Sunday, February 23, 2014

Trying Textile

Beberapa waktu lalu tante saya berbisnis batik dengan pengrajin batik di pekalongan. Lalu tante saya mempunyai ide untuk mendesain sendiri kain batiknya. di bawah ini adalah salah satu contohnya. Motifnya sebenarnya sederhana, hanya bentuk teripang, atau (paisley). Namun karena ini proyek tekstil pertama saya, saya sangat senang...

Saya memang senang tekstil, di rumah, saya mengumpulkan berbagai buku tentang tekstil, batik, tenun, dsb. Karena harga wastra tradisional yang mahal saya hanya bisa beli bukunya saja. He...he.. Tapi keragaman jenis kain Indonesia memang luar biasa banyak dan mengagumkan. Warna, teknik, motif, dan filosofinya sangat kaya dan variatif. 

Beberapa waktu yang lalu adik sepupu saya mengikuti lomba batik yang bertema aceh. Lalu ia datang ke rumah saya untuk meminjam buku dan mendiskusikan konsep batiknya. Lalu hasilnya adalah ini...

Casabatique adalah batik yang mempunyai motif kasab (sulam benang emas khas aceh). Jadi secara tidak langsung menggabungkan dua macam konsep wastra pada satu proyek. Lalu ini adalah gambarnya ketika mengikuti lomba batik aceh yang lain. Kali ini ia mengangkat kersang (salah satu perhiasan tradisional aceh) sebagai motif utama batik.
Itulah menariknya seni, kita bisa membongkar pasang konsep yang telah ada untuk menciptakan suatu yang baru... mari tetap kreatif....

Friday, February 21, 2014

Gallery of Maulod











Let's Eat (Acehnese Culinary)

Eating is a part of Acehnese culture... Here my illustration of about the culture....

Makan-makan adalah acara yang tak pernah lepas dari keseharian masyarakat Aceh.. Tak lengkap rasanya ke Aceh kalau belum mencoba semua kulinarinya. Berikut mari kita jelajahi kekayaan kuliner Aceh dan budaya yang terkait dengannya...

Siap siap untuk menahan lapar... terutama yang sedang jauh dari kampung halaman....

PESTA PERKAWINAN

 Peusijuk: Ketan kuning dengan inti, pisang goreng yang dibentuk bunga, atau ayam panggang terletak manis
di atas dalong yang bertutupkan tudung saji berseuhab. Ketika upacara pesijuk berlangsung, secuil dua cuil ketan yang indah ini disuapkan pada mempelai

Kue tradisional :Talam-talam berisi kue dipindahtangankan dari pihak pria ke wanita sebagai salah satu hadiah kedatangan. Keukarah, kue Boi, Dodoi, Rhasidah, Haluwa yang dihias cantik kini sudah jarang ditemukan..

Jamuan Linto Baroe: Makanan spesial dihidang diatas kain yang dibentang memanjang. Para tamu dari kedua mempelai makan bersama. Merayakan kebahagian bersatunya dua keluarga.

Kue Di Pesta Pernikahan: Di meja kue sudah terhidang rujak aceh, thimpan, ketan srikaya, ketan dan kolak pisang raja (kuah tuhe), serta puding. Para tamu yang telah selesai makan nasi mengantri mengambil kue..

KEHAMILAN

 Rantang: Ketika seorang menantu sedang mengandung, Ibu mertua membawakannya rantang berisi makanan. Tak hanya sekali tetapi beberapa kali. Mungkinkah rasa cinta mertua pada menantu?

 KHANDURI MAULOD

Khanduri Maulod: Makanan disusun di dalam talam, ditutup dengan tudung saji seuhab dan dibungkus dengan kain. Lalu dibawa ke mesjid untuk di santap bersama. Tak lupa pula nasi yang dibungkus daun pisang (bu kulah) yang membuatnya menjadi wangi dan mengundang selera.

 Gulee Si Kameng: Bapak-bapak dengan rokok di tangan, mengaduk gulai kambing dalam kuali raksasa. Gulai penuh rempah dan bumbu menguarkan aroma yang mengundang selera. Hanya dengan nasi panas, sudah lengkaplah acara khanduri kita...


KHANDURI APAM


 Apam: Di kampung-kampung, setiap rumah memasak kue apam (serabi) pada bulan apam (bulan ke tujuh dalam kelender aceh). Apam dimakan dengan kelapa parut atau kuah tuhe. Masyarakat saling mengunjungi rumah tetangga dan kerabat untuk makan kue apam.

BULAN PUASA

Bubur: Kanji Rumbi dan Ie Bu Pedah adalah menu berbuka yang khas. Bubur yang kaya rempah dan bumbu menghangatkan perut dan mengembalikan semangat berpuasa...

KEDAI KOPI

Menu kedai kopi: Pagi dengan nasi gurih dan teh hangat. Serta sore dengan Mie kepiting, martabak, dan segelas kopi pancung, membuat hari menjadi lengkap. Air kacang hijau dingin pun bisa dicoba untuk menyegarkan diri di siang yang terik.

PINK REPUBLIC















Monday, February 17, 2014

New Book...

Illustration for a book..

Beberapa waktu lalu saya bertemu berbincang dengan seorang teman Australia. Kami membicarakan tentang toleransi, menjadi minoritas di suatu tempat dan segala macam hal yang terkait. Teman saya bercerita tentang pengalamannya di China. Suatu ketika ia ingin makan di sebuah restoran, namun sayangnya di menu tak satupun ada huruf latinnya sedang foto pun tak ada. Si pelayanpun tak dapat berbahasa Inggris, jadi lengkaplah sudah kekacauannya. Dengan kebaikan dan kesabaran si pelayan mereka mencoba berbagai cara untuk berkomunikasi, dari menggunakan bahasa isyarat, menelpon saudaranya yang 'kata'nya bisa berhasa inggris, sampai pergi keluar restauran untuk bertemu orang yang bisa berbahasa inggris.

Saya suka cerita karena pesannya sangat kuat tentang kebaikan hati yang sederhana, tentang membantu orang lain. Oleh karena itu saya coba membuat ilustrasi dan ceritanya. Cerita yang ditulis ini sebenarnya sudah sedikit diubah dari cerita aslinya. Tapi seutuhnya pesan yang disampaikan sangat identik.

Sekarang teman saya itu sedang merevisi dan mengedit bahasa dalam cerita. Maklum bahasa inggris saya berantakan. Dan dia sangat senang bisa membantu saya untuk merevisi.